Sebab-Sebab
Sebab kau selalu hadir,
menyisir, dan meng-improve tiap mimpiku.
Sebab kau semakin mencintai
kata-kata, puisi yang ku lontarkan saat kau akan tidur dan
setelah bangun agar kau mengingatku di sebentang
mimpi dan pagi.
Sebab kau adalah sebagian
dari barisan puisi yang telah lama berhenti, lalu kuukir lagi
sampai puisi itu selesai.
Sebab aku adalah majas-majas yang menggiurkan,
kemudian kusuguhkan
di setiap sela saat kau berbaris manis.
Sindang Sari, 2018
Komentar
Posting Komentar