Nama-Nama Dicabuti
Nama-Nama Dicabuti Sembari menunggu pulang, berteduh dan mampirlah sebentar, menunggu perintah tinggalkan jejak dan air mata, kau akan ditangisi dan kotamu akan tenggelam banjir nyeri, kemudian kita seakan mudik dari kota yang kejam menawarkan persinggahan yang dijajah cacian, nyanyian api, dan gemuruh ruh jahat. Sudah waktunya pulang, Nak! kau telah tertipu dan gagal mudik karena macet bertahun-tahun. Sudah, pulang saja tinggalkan mobil mewah hasil dari persinggahan yang bertahun-tahun menipumu Ratu Abung, 2018